Germany Class of Aiesec For Fun with Oliver

Tinggalkan komentar

April 15, 2013 oleh kikisenyo

“Hallo Freund, Wie geht es dir?”

Bahasa yang kugunakan di atas adalah bahasa Jerman. Arti kalimat tersebut sangatlah sederhana, yakni “Hallo teman-teman, apa kabar?”. Aku belajar bahasa Jerman melalui program Aiesec For Fun yang dilaksanakan oleh Universitas Andalas. Aiesec sendiri adalah organisasi pemuda terbesar di dunia, yang sudah tersebar di 110 negara. Program Aiesec For Fun ini bertujuan untuk pengenalan bahasa dan kebudayaan asing di sekolah-sekolah di Kota Padang. Unand adalah salah satu dari enam universitas di Indonesia yang melaksanakan Aiesec dan merupakan satu-satunya universitas yang berada di luar pulau Jawa!

Di Kota Padang, aku merupakan salah satu ambassador Aiesec For Fun untuk sekolahku, SMAN 3 Padang. Sekolahku mendapatkan satu kelas bahasa Jerman, dengan guru bernama Jamie Oliver Schuh, yang merupakan orang asli Jerman.

Kelas Aiesec Jerman di SMAN 3 Padang hanya untuk 15 orang peminat – benar-benar limited seat! Kelas ini berlangsung selama satu setengah bulan, mulai dari akhir Februari hingga awal April lalu. Jadwal belajar kami yakni pada hari Senin, Selasa, dan Kamis setiap minggunya.

Oliver adalah guru yang sangat menyenangkan. Walaupun di pertemuan awal dia masih terlihat canggung dengan kepribadian orang Asia yang berbeda dengannya. Selain bahasa, dia juga mengajarkan kami tentang kebudayaan dan kepribadian orang Jerman. Seperti sikap orang Jerman yang individualis; suka menyimpan sendiri perasaannya dan tidak peduli dengan apapun yang orang lain lakukan, dan juga ketidak-percayaan mereka tentang mitos dan berbagai macam hantu.

“Er ist lustig Deutschland Lehrer!” – “Dia adalah guru Jerman yang menyenangkan!”

Kami juga diajarkan cara berdansa, membaca puisi berbahasa Jerman, dan menyanyikan lagu ‘Mein Hut’ – ‘Topi Saya Bundar’ versi Jerman; yang sama sekali tidak bundar, tapi segitiga! Oliver juga membawa banyak permen produksi Jerman bernama ‘Haribo’, yang menurut kami rasanya hambar, tetapi menurutnya sangat manis.

Aiesec juga mengadakan ‘Global Village’, yakni acara pertemuan seluruh native yang datang ke Padang dan menampilkan sebuah performance bersama murid-muridnya. Dari SMAN 3 Padang, kami dan Oliver bernyanyi ‘Mein Hut’ dan membacakan puisi berjudul ‘April April’ dalam bahasa Jerman. Di acara Global Village itu kami juga bertemu dengan 14 orang native Jerman lainnya, satu orang native Jepang, satu orang native Algeria, dan satu orang native Portugal. Acara itu sangat menyenangkan!

543933_509133745817405_1691851399_n

Aiesec juga mengharuskan setiap kelas melakukan ‘Field Trip’, yakni proses belajar outdoor. Kami mengajak Oliver bermain ke Plaza Andalas dan makan bakso di Jati. Orang Jerman ternyata tidak suka pedas, dan kami semua terus-terusan menggoda Oliver untuk makan bakso dengan cabe. Hehehe.

Oliver sudah kembali ke Jerman pada 9 April lalu. Kami semua memberikannya banyak cinderamata khas Sumatera Barat untuk dibawanya pulang. Sangat banyak pengalaman yang kudapatkan selama satu setengah bulan belajar berbagai hal tentang Jerman bersama Oliver. Pengalaman ini pastinya tidak akan kulupakan.

Danke soviel Oli, Gib mir die Faust!

«

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: