Lebih Memilih Berbelanja di Singapore ketimbang Indonesia? Coba Pikirkan Lagi!

2

Agustus 18, 2012 oleh kikisenyo

Kamis lalu (16/8), gue ke Nagoya Hill, Nagoya, Batam, untuk membeli kamera bareng host family. Di mall itu, gue ketemu banyak orang etnis China, India, dan orang-orang barat yang Mama (host mom) bilang mereka dari Singapore semua.
Gue bingung ngelihat orang-orang Singapore jauh-jauh datang ke Batam cuma buat belanja, trus balik lagi ke negaranya. Belanjaannya banyak banget, bisa sampai dua atau tiga troli. Itu nggak mungkin untuk dijual eceran lagi di negaranya, karena diliat dari belanjaannya itu kebutuhan rumah semua. Mereka juga cuma beli seperlunya. Ada yang janggal menurut gue, karena juga banyak orang Indonesia datang ke Singapore untuk sekedar belanja.
Pas gue tanya ke Mama tentang hal ini, dan setelah dijelaskan penyebabnya, gue jadi prihatin dengan pola pikir orang Indonesia.
Berikut penjelasan yang diberikan Mama ke gue:
    Kalau dikurs, S$1 (1 Dollar Singapore) sama dengan Rp. 7.500,-. Logikanya aja, orang Singapore cukup punya “satu” untuk membeli air mineral botol. Sementara, di Indonesia harus memiliki “tujuh ribu lima ratus” untuk mendapatkannya. Menurut orang Singapore, “satu”-nya itu adalah angka yang kecil. Sementara kita, “satu”-nya itu adalah angka yang besar. Ya, nilai mata uang Rupiah masih kecil ketimbang Dollar Singapore.

 

Money Changer

Salah satu tempat penukaran uang di daerah Nagoya

    Sebelum berbelanja, orang-orang Singapore akan menukarkan S$-nya di Money Changer. Dengan hanya memberikan “1000”, mereka bisa mendapatkan angka yang luar biasa besarnya, “7.500.000”. Di negara asalnya, angka 1000 itu masih kecil, belum cukup untuk memenuhi hasrat berbelanja yang menggebu-gebu. Sementara di Indonesia, dengan S$1000 yang sudah bertansformasi menjadi Rp.7.500.000,- itu, orang Singapore bisa memenuhi belanja mingguan, membeli perlengkapan dapur, makan-makan, dan main di Time Zone – bahkan masih ada sisanya!
    Sekarang gantian, kita sebagai orang Indonesia yang datang ke Singapore. Kita harus memiliki angka 7.500.000,- untuk diganti dengan 1000. Di Singapore, harga pasti akan menjadi sangat mahal. Misalnya, S$4 untuk minum kopi. S$4 itu sama dengan Rp. 30.000,- loh! Apa lo mau minum kopi yang rasanya nggak beda dengan yang di Indonesia seharga Rp. 30.000,-? Kalau di Indonesia lo bisa beli kopi seharga S$1-nya Singapore, ngapain harus membayar sampai empat kali lipatnya? Gila aja, kalau gue mah nggak mau. Tapi menurut orang Singapore, S$4 itu adalah angka yang ‘sangat’ kecil.
    Kebayang ‘kan? Orang Singapore sangat sulit untuk membelanjakan S$1-nya di negara asalnya. Sedangkan di Indonesia, lo bisa dapat satu air mineral!
    Itu alasannya orang Singapore mau belanja ke Batam hanya untuk memenuhi belanja mingguannya, makan, dan jalan-jalan. Karena dia membutuhkan uang yang sedikit menurutnya untuk melakukannya. Makanya aneh kalau orang Indonesia bela-belain belanja ke Singapore, sedangkan orang sana aja belanja ke negara kita, karena murah. Dan kata Mama juga, di Singapore banyak barang buatan Indonesia loh, dan harganya udah dikurs ke S$! Bisa dibayangkan nggak betapa mahalnya baju buatan negara kita setelah sampai disana? Ya, menurut kita pasti mahal, tapi menurut orang Singapore, pasti terjangkau!
    Prihatin nggak sih, mendapati kenyataan kalau orang-orang Indonesia mengejar harga yang mahal untuk berbelanja di Singapore sana? Sementara orang-orang Singapore aja belanja di negara kita! Barang buatan Indonesia kualitasnya terjamin juga kok, jangan terus anggap remeh produk dalam negeri kita. Berbelanjalah keperluanmu di Indonesia, tunjukkan rasa nasionalismemu!

2 thoughts on “Lebih Memilih Berbelanja di Singapore ketimbang Indonesia? Coba Pikirkan Lagi!

  1. Benny mengatakan:

    Sya coba sedikit memberikan komen, kita belanja di singapore hanya untuk membeli barang2 seperti tas LV,gucci dan barang branded lainnya karna disana bisa selisih 1jutaan, kita ke sana ya jgn beli sabun dll lah untuk keperluan rumah tangga ya jelas mahal wong indonesia juga ada, and kamu bilang kopi 4$ setau saya 1$ saja paling enak sih milo nya rata2 1.3$ rasanya beda dengan milo indonesia lebih pekat, kalo 4$ kopi sya rasa itu sudah di coffe shop,

    And kamu bilang 1000$ bagi orang sana kecil sepertinya tidak tepat karna itu adalah gaji umr negara singapore lho yg 1000-1400$ dan mereka harus pintar menghemat untuk transportasi,makanan,anak sekolah, ingat di sing banyak yg hidupnya pas2 an, karna untuk beli apartment saja mahal kalo di kurskan idr bisa 2m an lho. Makannya itu bnyk org singapore yg belanja di batam karna lebih murah bila di kurskan, kita saja beli air minerah di sing bisa 2.5$ untk yg besar kalo indonesia kan hanya 5000Rp haha beda jauh kan.

    Sekian dan terima kasih

    • kikisenyo mengatakan:

      Terima kasih atas masukan infonya🙂 Tapi aku menulis tulisan ini berdasarkan cerita yang diberikan oleh ibu angkatku. S$1000 itu hanya sebagaiu contoh paling banyaknya orang Singapore dapat menikmati hidup di Batam, yang berbanding terbalik jika uang itu digunakan orang Indonesia di Singapore. Hehe. Terima kasih sekali lagi Benny🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: