Sudah Tiga Tahun

Tinggalkan komentar

Juni 30, 2012 oleh kikisenyo

Sudah Tiga Tahun
Karya : M. Rezki Achyana

Image

Ingatkah kamu, tiga tahun lalu kita masih tertawa bersama?
Kita masih sering bercanda dan saling mengejek
Kita tertawa saking lucunya dan menangis karena tersinggung
Banyak hal sudah kita lalui bersama
Senang, sedih, susah, kecewa, sakit, hancur, dan banyak lainnya
Dan kita saling berbagi cerita, bukan?
Sungguh tak terlupakan

Tiga tahun lalu wajah ceriamu itu masih bisa kulihat
Manis, cantik, dan menarik
Dan juga wajah cemberutmu masih bisa kutertawakan
Kusut, hancur, dan lucu
Ekspresimu saat bersemangat masih bisa kuingat
Ambisius, berapi-api, dan bergairah
Tapi bisakah aku melihatnya kembali? Maaf😦

Hei, tiga tahun lalu, sama seperti hari ini,
Masihkah kamu ingat apa yang kita lakukan?
Ya, kamu berulang tahun!
Kita bernyanyi bersama, tertawa, dan berlarian
Aku masih ingat yang kuucapkan sambil menjabat tanganmu, “Happy birthday teman!”
Dan kamu tertawa, dan memberiku sepotong kue brownies coklat
Enak! Rasa kue itu masih bisa kurasakan
Terima kasih untuk potongan pertama kue itu :’)

Dan masihkah kamu ingat saat kita cabut dari kelas?
Kita berlari ke kantin, dan membeli kue dan minum
Kemudian, kita bercerita banyak hal
Mulai dari keluarga, sahabat, guru, sampai idola
Menyenangkan, dan seru!
Lalu saat balik ke kelas, kita dimarahi dan digosipkan
Kita hanya tersenyum, dan langsung ke tempat duduk, ‘kan?

Kenangan terbaik denganmu adalah saat kita di GOR
Hujan sangat lebat, dan kita hanya berdua di stadion
Melihat aku basah kuyup, kamu keluarkan handuk kecil dan mengusap tubuhku
Hangat, nyaman, dan bahagia
Setelahnya, sembari menunggu hujan reda, kita membaca buku bersama
Ensiklopedia kartun. Kamu tahu kesukaanku!
Seandainya bisa kuulang lagi…😦

Kini, jarang sekali yang menghiburku saat nilaiku hancur
Banyak dari mereka tak peduli denganku
Beda dengan kamu yang selalu menyemangatiku
Sungguh, mengingatnya membuatku meneteskan air mata!😥
Asal kamu tahu, sejak kamu pergi, tak satupun orang memanggilku ‘Temon’
Temon? Bukankah nama itu sangat familiar untukmu?
Haha. Ya, ternyata kamu masih ingat nama kesayanganmu untukku itu
Dan sejak kepergianmu itu jugalah, tak pernah ada orang yang bisa kupanggil ‘Mukhlis’
Tak ada orang lain yang cocok dipanggil dengan nama itu. Hanya kamu!
Terkadang aku hanya tertawa mengingat semuanya. Indah.

Sobat, aku rindu saat-saat indah itu!
Aku ingin kita makan batagor dan pempek bersama lagi,
Aku ingin kembali mencontek tugas-tugasmu,
Dan aku ingin meminjam buku bersamamu lagi!
Aku merindukan kenangan tiga tahun lalu itu!
Sudah lebih dari delapan ratus hari kita berpisah,
Dan apa kamu tidak merasakan kerinduan yang sama?

Waktu terasa berjalan amat cepat, bukan?
Rasanya kamu meninggalkanku baru sebentar,
Dan ternyata, ini SUDAH TIGA TAHUN!
Lalu, apa kamu tahu artinya?
Aku sudah sangat merindukanmu, Tika!😦

Padang, 24 Januari 2012 ; 00:12 WIB

Image

PS: Ini puisi yang juga kukirim tahun lalu. Tak ada kalimat atau kata yang bisa diubah dari puisi ini. Karena satu alasan, dihatiku kamu tak akan pernah bisa berubah. Ini kenangan kita, tak akan ada yang bisa mengubahnya. Bahkan rasa cinta ini, tak akan pernah bisa berubah. ♥ Tenanglah di alam sana, Tika. Aku disini selalu tersenyum melihat kedamaianmu disana🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: