Antara Pacaran dan Belajar

Tinggalkan komentar

Februari 5, 2012 oleh kikisenyo

Antara Pacaran dan Belajar

            Kewajiban kita sebagai seorang pelajar adalah menuntut ilmu. Dan kebutuhan kita sebagai seorang remaja adalah kasih sayang. Kita sebagai seorang remaja yang aktif memang tidak hanya butuh kasih sayang dan support dari orang tua dan sahabat. Tapi juga dari orang lain seperti kekasih, atau yang biasa disebut dengan pacar.

Namun seringkali orang menyalahkan kegiatan pacaran sebagai suatu hal yang merusak dan mengganggu kegiatan belajar. Memang, ini ada benarnya. Tapi tidak selalu pacaran-lah yang menjadi penyebabnya. Seringkali juga karena kelalaian atau rasa malas dari orang itu sendiri, walaupun sudah diberikan semangat oleh sang pacar.

Sebenarnya, pacaran adalah kegiatan yang positif. Tapi kebanyakan orang salah dalam menilai dan melakukan kegiatan ini. Inti dari  pacaran itu sendiri adalah saling member semangat dan kasih sayang, lepas dari campur tangan orang tua, atau orang terdekatnya sekalipun.

Bahkan, pacar seringkali adalah sosok dibalik orang-orang yang sukses. Ini membuktikan bahwa pacaran ada gunanya juga, ‘kan?

Disini, SMS akan membantu sobat semua untuk menyeimbangkan kegiatan belajar kita sebagai seorang pelajar dengan kegiatan berpacaran yang kita lakoni. Berikut adalah beberapa tipsnya:

Pertama, manfaatkan pacarmu sebagai pendongkrak semangat belajarmu. Katakan pada dirimu sendiri, “Aku akan sangat malu jika mendapat peringkat yang lebih rendah dibandingkan dia.” Ini sudah dibuktikan, orang-orang yang melakukannya akan sukses walaupun tetap berpacaran dalam kegiatan belajarnya.

Pacar seringkali menjadi teman curhat yang menyenangkan. Jadi, jika kita memiliki masalah internal dengan keluarga ataupun sekolah, bicarakanlah pada pacarmu. Ini akan membantumu kembali tenang dan bisa kembali berkonsentrasi belajar.

Dan cobalah untuk sering berdiskusi dengan pacarmu mengenai masalah belajarmu yang buruk. Dia pasti akan membantumu untuk kembali bersemangat dalam mengejar nilai. Benar, ‘kan?

Nah, dengan beberapa hal yang disebutkan diatas, bukankah kita bisa menyeimbangkan dua kegiatan pacaran dan belajar dengan mudah? Pacar tetap diperhatikan, sementara belajar tidak ketinggalan! (*)

 

M. Rezki Achyana

SMAN 3 Padang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: