Perpisahan SMP N 12 Padang

2

Mei 23, 2011 oleh kikisenyo

Berita Sekolah

Perpisahan SMP N 12 Padang

Berlokasi di Taman Budaya, Sabtu (21/5) lalu, SMP N 12 Padang adakan sebuah acara perpisahan yang juga dihadiri oleh Wakil Walikota Padang, Pak Mahyeldi. Acara ini dimulai tepat pada pukul 08.00 WIB dan langsung mendapat antusias yang tinggi dari para siswa.

Acara perpisahan ini sudah beberapa kali mengalami pengunduran jadwal dan perubahan tempat. Pada awalnya, acara direncanakan bertempat di UPI Convention Center. Lalu, karena ada beberapa kendala, akhirnya dipilihlah Gedung UNP sebagai pilihan selanjutnya. Namun, karena masih dijumpai beberapa kendala, akhirnya acara pun berlangsung di Taman Budaya.

Pembacaan  ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Bu Yurnelis serta terjemahannya oleh Bu Wihelneti menjadi pembuka dari acara tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan paduan suara dari siswi-siswi kelas VIII yang menyanyikan Mars SMP N 12 Padang dan Padang Kota Tercinta.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Vicky Lowrenzo Ariechy selaku perwakilan dari siswa kelas IX, Yudi Kurniawan selaku Ketua OSIS SMP N 12 Padang, Bu Rosdiana selaku kepala sekolah SMP N 12 Padang, dan juga turut berpartisipasi dalam memberikan sambutan yakni Wakil Walikota Padang dan Anggota Komisi IV DPRD Sumatera Barat.

Di dalam sambutannya, Bu Rosdiana juga membawakan sebuah puisi perpisahan yang membuat semua orang yang ada di dalam gedung itu berkaca-kaca karena terharu. Dan tentu saja, tepuk tangan yang meriah pun mengakhiri pembacaan puisi tersebut.

Setelahnya, giliran tari pasambahan yang dibawakan oleh siswi-siswi kelas VIII guna menghormati para tamu undangan. Dilanjutkan dengan paduan suara dari kelas IX yang menyanyikan Himne Guru dan , kemudian paduan suara dari para guru, pemberian kenang-kenangan kepada guru-guru yang akan pensiun atau pindah tugas. Kenang-kenangan berupa cinderamata itu sangat menjadi sorotan oleh seluruh siswa. Perasaan haru pun langsung menyelimuti semua orang yang ikut menyaksikan hal itu.

Ternyata, guru-guru SMP N 12 Padang telah menyiapkan sebuah kejutan untuk Bu Rosdiana. Sebuah acara kejutan ulang tahun Bu Rosdiana yang ke 60 tahun. Nyanyian happy birthday pun langsung menggema sesaat setelah Bu Rosdiana, kepala sekolah SMP N 12 Padang yang merupakan salah satu guru yang pensiun menerima cinderamatanya. Kembali, perasaan haru terasa amat kental saat prosesi tiup lilin dan potong kue sedang berlangsung.

Acara formal pun selesai. Pukul 12.00 WIB adalah giliran untuk acara non-formal. Acara non-formal ini meliputi pertunjukan kesenian yang ditampilkan oleh para siswa. Seperti dance, tari, solo song, vocal group, band, puisi, sulap, dan operet.

Selain dari isi acara, yang membedakan acara formal dan non-formal adalah si pembawa acara. Jika di acara formal yang menjadi MC adalah Bu Tanggo Olina, di acara non-formal yang menjadi MC-nya adalah siswa-siswi dari kelas VII dan VIII.

Perpisahan yang juga diliput oleh TVRI ini berlangsung sangat meriah. Apalagi di saat band performance dan solo song. Semua siswa ikut bernyanyi dan bergoyang dibuatnya. “Saat aku bernyanyi, rasanya seperti melakukan sebuah konser besar!” tutur Utari Arullya, vokalis dari LTB Band.

Hal senada juga diucapkan oleh Haris Yudistia, siswa yang menunjukkan bakat menyanyinya melalui solo song. “Acaranya meriah dan sangat menyenangkan!” ucapnya sambil tersenyum menunjukkan sebuah kepuasan.

Di bagian non-formal inipun, masih ada guru-guru yang ingin menunjukkan bakat menyanyinya. Contohnya saja Bu Nur yang menyanyikan lagu “Si Nona” dibantu oleh beberapa orang guru lainnya yang menjadi backing vocal. Bahkan, lagu ini mampu membuat crew SMS ditarik menuju panggung untuk ikut bergoyang bersama mereka.

Pukul 15.00 WIB, giliran para alumni yang memasuki gedung Taman Budaya. Bahkan mereka juga turut menyumbangkan penampilan terbaiknya dalam band performance. Dan hal ini membuat gedung semakin bergoyang.

Di akhir acara, sekitar pukul 15.15 WIB, adalah giliran drama operet yang tampil. Banyak yang menunggu penampilan operet ini. Persiapan untuk operet ini sudah dilakukan dua bulan sebelumnya, sehingga para pemain bias menampilkan yang terbaik.

Disaat para pemain sedang ber-acting di atas panggung, tepuk tangan bagaikan suara gemuruh. Ya, semua yang ada di dalan gedung sangat penyukai penampilan para pemain operet yang melakukan dialog dengan cara lipshinc karena sebelumnya suara sudah di- dubbing. 

“Pemikiran yang kreatif membuat sebuah operet. Belum pernah ada drama seperti ini di acara perpisahan.” Ucap Bu Deddelis sambil mengacungkan dua jempol untuk operet itu. “Penampilan kalian bagus dan tidak mengecewakan.” Sambung Bu Afdawati juga turut memberikan jempolnya.

“Alhamdulillah, kami bisa memberikan yang terbaik…” ucap semua pemain operet itu kelihatan sangat puas.

Photo :

2 thoughts on “Perpisahan SMP N 12 Padang

  1. yona des amelia mengatakan:

    perpishan yg bklan g bs d lupain dch :D:D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: