Ophiucus, si Zodiak Baru

2

Januari 17, 2011 oleh kikisenyo

Bagi penggemar astronomi, bersiaplah menerima perubahan. Karena boleh jadi, kini zodiak Anda berubah akibat pergeseran planet. Zodiak Anda bisa jadi bukan lagi Cancer dan berubah menjadi Gemini. Yang semula Pisces bisa berubah menjadi Aquarius. Namun beberapa di antara Anda bisa juga tak bergeser posisi zodiaknya, berdasarkan perhitungan ilmu astronomi.

“Zodiak selama ini sangat familiar didasarkan pada posisi bumi dan matahari, sejak 3.000 tahun lalu,” kata astronom Parke Kunkle. Nah, karena planet mengalami pergeseran, zodiak juga ikut bergeser, lanjutnya. Kini, zodiak memiliki 13 lambang. Generasi terbaru yang lahir adalah Ophiuchus. Anda yang lahir pada periode 29 November hingga 17 Desember berada dalam naungan rasi bintang Ophiuchus.

Bagi yang meyakini adanya keterkaitan rasi bintang dengan kehidupan sehari-hari, boleh jadi berita ini memberikan pengaruh pada diri sendiri. Setidaknya, bersiap menerima perubahan atau boleh jadi Anda memang ternyata lebih cocok dengan karakter pada zodiak baru Anda nanti.  (http://female.kompas.com/read/xml/2011/01/17/18444728/Ophiuchus..Zodiak.Terbaru-3)

Lumayan heboh berita tentang kehadiran zodiak baru, Ophiuchus. Sebenarnya Ophiuchus bukanlah rasi bintang baru, dia sudah lama eksis diantara 88 rasi bintang lainnya, dan ternyata dia sudah masuk dalam jajaran zodiak-zodiak yang sudah kita kenal, tapi bangsa Babilonia menghilangkannya. Ophiuchus atau si Penangkap Ular, dalam bahasa Yunani-nya, pertama kali muncul pada abad ke dua, dan nggak punya lambang astrologi.

Nah, Februari 2006, dalam perjalanan mendekati matahari salah seorang astronom menemukan rasi bintang Ophiuchus. Menurut astronom Jeno Sokoloski ada ledakan supernova yang menyebabkan pergeseran rasi bintang.
Pergeseran tanggal, bulan, dan zodiak kamu bisa dilihat di bawah ini. Yang jadi catatan zodiak ini belum dipatenkan secara international. Dan karakter si Ophiucus juga belum ditentukan para astrolog. Jadi gimana? Mau berubah zodiak atau tetap dengan zodiak yang sudah lama jadi kebanggan kita? (http://www.hai-online.com/Hai2/Psiko/About-You/Mengungkap-Zodiak-Baru-Ophiuchus)

Akhir pekan ini, para perempuan, terutama remaja, dihebohkan dengan temuan Profesor Parke Kunkle  dari Minneapolis yang menyatakan bahwa sumbu bumi telah bergeser, sehingga muncul bintang baru yang terlihat dari bumi.

Rasi bintang tersebut, konon mengubah sistem perbintangan atau zodiac yang umum dikenal di kalangan remaja, dari semula 12, menjadi 13 dengan hadirnya rasi bintang Ophiuchus. Sebenarnya bintang baru itu bukanlah sistem rasi bintang baru yang menjadi dasar perhitungan bintang. Dalam astronomi, dikenal ada 88 rasi bintang yang berada di langit.

Ophiuchus adalah salah satu dari 88 rasi bintang, dan juga satu dari 48 rasi yang didaftar oleh astronom ternama dunia, Claudius Ptolemaeus (Ptolemy), yang hidup tahun 90 hingga tahun 168.

Perlu dibedakan antara astronomi dan astrologi. Astronomi adalah ilmu yang melibatkan pengamatan dan penjelasan kejadian yang terjadi di luar bumi dan atmosfernya. Ilmu ini mempelajari asal-usul, evolusi, sifat fisik, dan kimiawi benda-benda yang bisa dilihat di langit (dan di luar Bumi), juga proses yang melibatkan mereka.

Sedangkan astrologi adalah ilmu yang menghubungkan antara gerakan benda-benda tatasurya (planet, bulan, matahari) dengan nasib manusia. Astrologi menekankan pada pengaruh bintang terhadap karakter, ramalan akan hidup dari sisi percintaan, kesehatan, keuangan, dan hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan manusia.

Ophiuchus juga sebenarnya masuk dalam zodiak modern barat yang selama ini hanya memasang 12 zodiak yang dikenal. Ophiuchus yang dalam bahasa Yunani berarti si Penangkap Ular ini menjadi satu-satunya yang tidak memiliki lambang astrologi.

Mengapa tahun ini tiba-tiba Ophiuchus dimasukkan dalam sistem penamaan zodiak?   Ceritanya bermula saat rasi bintang ditemukan kembali oleh astronom saat mendekati matahari Februari 2006 silam.

Menurut BBC, berdasarkan pengamatan astronom dunia, rasi bintang Ophiuchus sudah mendekati matahari dan memunculkan supernova spektakuler.   Jurnal ilmiah dunia, Nature, juga melaporkan bintang-bintang di rasi ini sangat terang dan tampak jelas di kosmos. Sebegitu terangnya hingga Ophiuchus bisa dilihat dari bumi tanpa peralatan teleskop sekalipun.

Adalah astronom Denmark, Tycho Brahe, pada tahun 1572 yang pertama kali melihat kemunculan rasi itu.   Rasi yang baru menampakkan dirinya lagi ini sebelumnya tidak dikenali dan hanya disebut sebagai bintang baru. Namun, astronomi modern membuktikan, rasi yang dilihat oleh Brahe sama dengan rasi bintang yang dilihat astronom Februari 2006 lalu.

Astronom dari Harvard University, Jeno Sokoloski, menyatakan di masa dalam abad terakhir, ada beberapa ledakan supernova yang mengindikasikan adanya pergeseran rasi. “Dimulai secara lambat dan hanya sekejap dalam dua hari, dan hal itu mengindikasikan kepada kami bahwa terjadi ledakan massif.”

Akibat ledakan itu pulalah yang mendasari para astrologi memasukkan Ophiuchus dalam sistem zodiak modern yang merujuk pada zodiak Barat  Astrolog memastikan zodiak baru ini akan masuk dalam sistem penamaan bintang karena rasi bintang biasanya memakan waktu ratusan tahun untuk bergeser kembali. Rasi bintang Ophiuchus pertama kali muncul di abad kedua. Ptolemy mendaftarkan sebagai bintang ke-29 dari 48 rasi bintang.

Diperkirakan, rasi ini akan muncul kembali dalam jangka waktu 1.700 tahun lagi. Alasan Ophiuchus tidak dimasukkan dalam astrologi barat selama ratusan tahun karena, hanya ada 12 rasi bintang yang selama ini mengikuti perputaran benda-benda langit dalam sistem tatasurya seperti bulan, planet, dan matahari.

Karena baru, para astrolog belum menemukan karakteristik serta peruntungan orang-orang yang lahir di zodiak Ophiuchus.

Akan tetapi, menurut beberapa ahli lainnya seperti dikutip dari CNN, mereka yang menganut zodiak baru adalah mereka yang lahir sesudah tahun 2009. Jadi, terserah, Anda menganut sistem yang mana? (http://www.suarapembaruan.com/home/memahami-bintang-baru-ophiuchus/2739)

Perlambangan 12 zodiak seperti Scorpio dengan kalajengkingnya dan Taurus dengan kerbaunya sudah diketahui khalayak umum. Lalu bagaimana dengan Ophiuchus yang menjadi zodiak ke-13?

Seperti yang dilansir daridailymail.co.uk, Sabtu (15/1/2011), Ophiuchus sebenarnya sudah ada sejak bangsa Babylonia memberi nama 13 konstelasi bintang di langit. Namun, belakangan bangsa Babylonia ‘menghilangkan’ Ophiuchus karena mereka ingin jumlah konstelasi sama dengan jumlah bulan dalam satu tahun.

Orang yang lahir 30 November-17 Desember akan memiliki bintang Ophiuchus yang dalam bahas Indonesia berarti ‘pembawa ular’. Dalam astrologi, seseorang yang berbintang Ophiucus akan memiliki umur yang panjang, kreatif, dan punya visi.

Ophiuchus muncul kembali dalam jajaran zodiak karena ahli astronomi dari Minneapolis, Profesor Parke Kunkle, berpendapat posisi sumbu bumi telah bergeser. Pergeseran ini menyebabkan zodiak yang semula 12 bintang menjadi 13 bintang. (http://www.detiknews.com/read/2011/01/15/201019/1547428/10/ophiuchus-zodiak-baru-berwujud-pria-dan-ular-besar)

Tanggal lahir seringkali dikaitkan dengan karakteristik sifat seseorang, yang umumnya merujuk pada  zodiak. Selama ini kita mengenal 12 tanda zodiak, namun ternyata ada penemuan terbaru yang mengungkapkan adanya zodiak ke-13.

Zodiak ke-13 itu adalah Ophiuchus. Bintang ini ditambahkan ke dalam jajaran horoskop yang baru dilaporkan awal pekan ini setelah adanya pengumuman bahwa rotasi bumi berubah sepanjang tahun. Meskipun banyak orang yang tidak tahu, ternyata munculnya bintang ke-13, Ophiuchus sebenarnya bukan hal baru.

Astrolog dan astronom berusaha untuk memasukkan Ophiuchus dalam daftar zodiak yang sudah digunakan selama bertahun-tahun. Ophiuchus awalnya termasuk dalam zodiak, tetapi kemudian dihilangkan dari daftar oleh orang Babilonia. (http://kosmo.vivanews.com/news/read/199515-ini-dia-zodiak-ke-13)

Ophiuchus merupakan rasi bintang untuk mereka yang lahir antara 29 November hingga 17 Desember. Jadi, jangan panik terlebih dahulu. Selebritas yang lahir dalam naungan rasi bintang ini dan sekarang berbagi adalah musisi Britney Spears, supermodel Tyra Banks, politisi AS John Kerry dan aktor Brad Pitt.

Sebaiknya Anda lebih mengenal simbol tongkat Asclepius pada bintang ini. Simbol itu berarti sudah waktunya Anda maju dan men-tato bagian tubuh Anda dengan ular yang melingkari tongkat.

Sebenarnya, Ophiuchus sudah ada sejak beberapa waktu. Bangsa Babilon kuno memutuskan membatasi zodiak menjadi 12 zodiak sejak 2.000 tahun silam saat tak seorang pun keberatan jika zodiak terakhir ini masuk diam-diam.

Namun banyak orang tak menginginkan bintang baru ini. “I will not refer myself as an Ophiuchus. #IwillNot,” tulis pengguna Twitter Brittany Alexia.

Seperti dikutip AOL, survei menunjukkan sepertiga orang Amerika mempercayai kekuatan prodiktif astrologi. Bahkan, pencarian terkait Ophiucus mendominasi pencarian Google (http://teknologi.inilah.com/read/detail/1143112/zodiak-baru-bikin-krisis-identitas)

Selama ini kita mengenal ada 12 zodiak, yaitu Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpius, Sagittarius, Capricornus, Aquarius, dan Pisces. Tapi, sekarang sedang heboh dibicarakan sekaligus diperdebatkan mengenai zodiak ke-13, yaitu ophiuchus.Kabarnya ophiuchus akan menjadi zodiak ke-13. Ophiuchus adalah salah satu dari 88 rasi bintang, dan juga satu dari 48 rasi yang didaftar oleh Ptolemy. Dari ke-13 zodiak modern (rasi bintang pada ekliptika), dulunya Ophiuchus adalah satu-satunya yang tidak termasuk lambang astrologi. Ophiuchus ini sendiri berada di antara scorpio dan sagitarius. Dan zodiak ini dilambangkan dengan gambar pawang ular.Perubahan ini memang bisa saja terjadi, karena sistem zodiak yang merupakan bagian dari astrologi dan berkembang sejak zaman Yunani ini memang mengalami perubahan. Hal ini terjadi akibat peredaran bumi yang mengelilingi matahari. Karena lintasan matahari bergeser, maka itu pula menyebabkan rasi bintang juga ikut bergeser (http://id.shvoong.com/exact-sciences/earth-sciences/493891-ophiuchus/)

Profesor Parke Kunkle yang ahli di bidang astronomi meluncurkan konstelasi zodiak yang dianggapnya sudahup to date. Astronom ini menambah Ophiuchus, yang membuat total zodiak berjumlah 13 bintang.

Apakah zodiak Anda berubah atau tidak? Silakan melihat perubahan zodiak yang baru di bawah ini seperti yang dikutip dari dailymail.co.uk, Sabtu (15/1/2011).

Pembagian zodiak yang lama (versi Babylonia kuno):

-Aquarius  : 20 Januari-18 Februari

-Pisces    : 19 Februari-20 Maret

-Aries     : 21 Maret-19 April

-Taurus    : 20 April-20 Mei

-Gemini    : 21 Mei-20 Juni

-Cancer    : 21 Juni-22 Juli

-Leo       : 23 Juli-22 Agustus

-Virgo     : 23 Agustus-22 September

-Libra     : 23 September-22 Oktober

-Scorpio   : 23 Oktober-21 November

-Sagitarius: 22 November-21 Desember

-Capricorn : 22 Desember-19 Januari

Pembagian zodiak yang baru setelah sumbu bumi bergeser:

-Aquarius  : 17 Februari-11 Maret

-Pisces    : 12 Maret-18 April

-Aries     : 19 April-13 Mei

-Taurus    : 14 Mei-21 Juni

-Gemini    : 22 Juni-20 Juli

-Cancer    : 21 Juli-10 Agustus

-Leo       : 11 Agustus-16 September

-Virgo     : 17 September-30 Oktober

-Libra     : 31 Oktober-23 November

-Scorpio   : 24 November-29 November

-Ophiuchus : 30 November-17 Desember

-Sagitarius: 18 Desember-20 Januari

-Capricorn : 21 Januari-16 Februari

Jadi, apakah bintang Anda tetap atau berubah? (http://www.detiknews.com/read/2011/01/15/175240/1547403/10/apakah-zodiak-anda-berubah-silakan-cek-di-sini?n991103605)

2 thoughts on “Ophiucus, si Zodiak Baru

  1. Vaher mengatakan:

    Kok qw ud jd aries????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: