Upacara Bendera, Antara Penting dan Nggak Penting

Tinggalkan komentar

November 21, 2011 oleh kikisenyo

Upacara Bendera, Antara Penting dan Nggak Penting
          “Hormaaatt… Gerak!” itulah ucapan yang dilontarkan oleh pemimpin upacara saat bendera merah putih akan segera dikibarkan saat upacara bendera. Dan setelahnya, lagu kebangsaan kita, Indonesia Raya, akan dinyanyikan sembari bendera terus naik ke puncak tiang. Ya, SMS kali ini akan membahas upacara bendera di mata pelajar.
            Kini, kesadaran para pelajar untuk mengikuti upacara bendera terlihat amat rendah. Ini dibuktikan dengan ucapan para siswa itu sendiri yang mengatakan bahwa upacara tidak ada gunanya. Padahal, dulunya para pahlawan berjuang mati-matian untuk berusaha mengibarkan bendera tersebut sebagai tanda kemerdekaan. Terlihat miris, bukan?
            Setiap Senin, di sekolah manapun, pasti kegiatan upacara bendera ini diadakan. Kegiatan ini digalakkan untuk tetap membuat para siswa mempunyai rasa cinta tanah air. Namun amat disayangkan dengan respon yang diberikan oleh para siswa mengenai hal ini. Banyak diantara mereka yang pura-pura sakit, hanya untuk tidak mengikuti upacara. Atau dengan alasan-alasannya yang lain, yang bisa menghindarkan mereka dari mengikuti kegiatan ini.
            Upacara bendera adalah kegiatan yang harus selalu dilakukan dan dibiasakan sejak dini. Karena dengan upacara, para pelajar akan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi dan mencintai negeri ini dengan sepenuh hatinya.
            Saat SMS menanyai beberapa siswa mengenai pandangannya tentang upacara bendera, berbagai tanggapan pun didapat. Mulai dari yang amat setuju dengan kegiatan ini, hingga yang ‘agak’ kurang setuju.
            Seperti yang diucapkan Rahmi Mardhatillh SMA Kubu Padang Panjang, “Upacara bendera itu manfaatnya banyak loh. Salah satunya menumbuhkan rasa nasionalisme yang tinggi dalam pribadi kita masing-masing. Manfaat lainnya adalah untuk menjaga kesehatan. Upacara bendera yang diadakan pada pagi hari ‘kan ditujukan agar para siswa lebih segar dalam menerima pelajaran setelahnya. Benar, ‘kan?”
Nisrina Mutia Fariz, siswi SMPN 1 Solok, ikut berkomentar mengenai hal ini. “Pendapat beberapa siswa yang mengatakan bahwa upacara bendera itu tidak penting sangat disayangkan menurutku. Karena pada dasarnya, upacara bendera dilakukan untuk menghormati para pahlawan yang sudah berjasa untuk negeri kita ini. Dan seharusnya untuk menghormati pahlawan-pahlawan tersebut, ada rasa bangga di dalam diri siswa. Bukan merasa tidak penting dengan semua ini.”
Masih dari pendapat siswa SMPN 1 Solok, Yuaksanda Metrin dari kelas 9E, juga menambahkan pendapatnya mengenai hal ini. “Menurutku, ketidakpedulian beberapa pelajar terhadap upacara bendera sekarang ini disebabkan perkembangan zaman yang lebih condong ke arah modern dan bersumber dari budaya barat. Contohnya adalah system liberal yang telah meresap pada masing-masing individu, yang menyebabkan mereka lebih mementingkan diri mereka sendiri dan tidak peduli dengan yang lainnya.”
Budaya upacara bendera hingga saat ini memang masih bertahan. Yang semakin memudar hanyalah kesadaran para siswa untuk mengikutinya. Sekarang memang rasanya malas dan nggak suka dengan upacara bendera. Tapi lihat nanti, saat sudah kuliah dan dewasa. Pasti rasanya pengen banget ‘kan untuk kembali ikut upacara? Makanya, jangan sia-siakan waktu yang ada kini!
M. Rezki Achyana
SMAN 3 Padang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: